Sunday, April 22, 2012

Yuk, keluar dari Zona Nyaman!


Punya pengalaman seperti ini kah?
Bertahun2 bekerja di tempat yang anda sebenarnya sangat benci pekerjaan itu.
Ingin keluar, tapiii...takut tidak punya penghasilan lagi.
Apalagi sekarang kan susah banget cari kerjaan, wong lulusan kuliahan aja pada nganggur..hmmm...

Pertanyaannya adalah, mengapa mereka bisa nyaman dalam kondisi yang tidak nyaman dan tidak melakukan perubahan/inovasi? Karena kondisi tidak nyaman tersebut telah diadaptasi dan ditoleransi. Setelah itu menjadi kebiasaan. Setelah biasa, maka kondisi tersebut lalu menjadi kondisi yang nyaman. Akhirnya kondisi tidak nyaman tersebut menjadi kondisi nyaman. Masalahnya adalah, perasaan nyaman seperti itu jelas salah dan tanpa terasa bisa “membunuh” mereka secara perlahan-lahan. 



Welcome to comfort zone -- atau Zona Nyaman

Pengertian Zona Nyaman adalah area dalam kehidupan kita dimana kita nyaman hidup di dalamnya sehingga kita selalu hidup dan mengulangi area kecil dalam hidup kita itu. Maksudnya? 
Misalnya gini, coba perhatiin mereka yang hidupnya biasa - biasa aja. Mereka yang hidupnya biasa - biasa aja adalah mereka yang tidak melakukan perubahan atau inovasi dalam hidupnya. Ya gitu-gitu aja. 
Nggak salah sih kalau memang itu yang mereka inginkan. 
Tapi kebanyakan orang enggan keluar dari zona nyaman karena mereka takut untuk mengalami kegagalan sehingga mereka memilih berada di dalamnya dan tidak beranjak kemana-mana.

Ini sebabnya kenapa susah untuk keluar dari situasi itu. Walaupun di tempat lain menjanjikan kondisi yang lebih baik, tapi tempat lain itu kan gak nyata, bukan realita. Sedangkan zona nyaman adalah realita yang telah dirasakan. Kita gak tahu seperti apa kondisi sebenarnya di tempat lain. Nah, ketidaktahuan ini yang menimbulkan ketakutan. Dan manusia punya naluri untuk menghindari apa yang ditakutinya.

Tapi memangnya salah kalau merasa nyaman? 
Ada dua konteks nyaman disini, Positif dan Negatif. 
Seperti ilustrasi di atas, itu contoh nyaman yang negatif. 
Melakukan hal yang tidak kita sukai dan cepat puas dengan ilmu yang kita punya itu tidak baik. 
Apabila Anda berada di level bawah, zona nyaman akan membuat otak kita tumpul karena tidak terstimulasi dengan baik oleh niat dan kemauan untuk mempelajari hal baru. Sedangkan jika Anda ada di level atas, zona nyaman bisa membuat Anda terperosok karena orang yang lebih baik dan lebih inovatif akan selalu datang menjegal posisi Anda. 

Lalu seperti apa nyaman yang positif? Itu adalah nyaman dalam arti yang sebenarnya dan tidak dapat diukur dengan uang. Nyaman dengan potensi diri kita, tahu apa tujuan hidup kita, tak pernah lelah berkarya untuk kepentingan sesamanya. Karena nyaman, kita tidak pernah mengeluh karena tau bahwa nantinya hasil kerja keras kita akan berbuah manis.

Begitu banyak sebenarnya kesempatan yang mampir dalam hidup kita tapi terbuang percuma hanya karena kita terlalu nyaman dalam ketakutan akan kegagalan. 
Apakah Anda mau menghabiskan masa muda Anda dengan suatu pengabdian yang sia-sia? Melewatkan begitu banyak kesempatan yang mampir dalam hidup Anda begitu aja?

Jadi bagaimana dong cara keluar dari keluar dari zona nyaman? 
Cukup dengan dengan mengatakan “Ya” dan “Tidak”

Katakan “Ya” untuk : 

- Sesuatu yang ingin Anda lakukan tapi ragu untuk memulai dan mencobanya karena takut gagal, malu, dan sebagainya.

- Sebuah tantangan, kesempatan bagus, bisnis yangmenarik atau mempelajari hal baru – yang bisa mewujudkan impian Anda dalam jangka panjang – yang walaupun saat ini belum bisa menghasilkan uang sebanyak yang Anda mau.

- Katakan Ya untuk melayani dan membantu sesama, baik itu secara individu, organisasi atau masyarakat luas. Jadilah seorang pembimbing, melayani organisasi di lingkungan Anda atau sekedar membantu seorang teman kerja yang kesulitan di pekerjaannya. Lakukanlah sepenuh hati tanpa pamrih.


Katakan “Tidak” untuk : 

- Sesuatu yang jelas-jelas menahan Anda dalam zona nyaman tapi mencegah Anda untuk maju meraih impian Anda. Seringkali kita terjebak melakukan pekerjaan yang sangat kita kuasai, tapi tidak ada hubungannya dengan impian jangka panjang kita. Kita hanya berputar-putar dalam lingkaran kecil hidup kita.

- Melakukan sesuatu yang positif tapi minat dan gairah Anda tidak berada disitu. Jangan membuang waktu Anda dengan membuat pilihan yang tidak tepat.

- Melakukan sesuatu yang tidak Anda sukai, tapi tetap Anda lakukan dengan alasan tidak enak, takut dicela atau dicemooh orang. Ini bisa membuat Anda susah maju. Apa Anda akan membiarkan orang lain mengatur hidup Anda selamanya?

Cobalah berhenti sejenak dan renungkan, apakah Anda terjebak dalam zona nyaman? 
Bagaimana cara keluarnya dan apa tujuan jangka panjang Anda. 

Tapi saya tidak menyuruh Anda untuk berhenti dari pekerjaan Anda sekarang lho, sama sekali tidak. 
Keluar dari zona nyaman bisa berarti Anda berani membuat suatu inovasi dalam hidup dan pekerjaan Anda. 
Anda bisa saja sekarang “hanya” seorang junior programmer dalam sebuah perusahaan IT. Apa Anda harus keluar dari perusahaan untuk naik menjadi Supervisor? Jawabannya, belum tentu. Pilihan ada di tangan Anda. Apabila memang itu yang Anda mau, go ahead, cepat buat surat resign sekarang dan kejar impian Anda sebelum terlambat! 
Tapi jika Anda mencintai tempat Anda bekerja dan melihat peluang yang bagus dalam karir Anda, maka berinovasilah!

Berlakulah dengan kelas yang sesuai dengan tingginya nilai diri Anda, maka orang lain akan melihat diri Anda demikian.

Intinya, challenge yourself everyday! 
Anda tidak akan pernah tau potensi apa yang Anda punya sekarang kalau tidak pernah mencoba. 


Semoga membantu :)



Ide/Peluang Bekerja dari Rumah


Nah, Berikut adalah beberapa ide atau peluang untuk bekerja di rumah..
1. Memiliki Website Sendiri Anda Atau Sebuah Bisnis Online
Satu hal yang harus Anda tahu, Anda tidak perlu keahlian dalam IT atau web desain untuk ber-bisnis online. Ketahuilah dengan benar-benar tentang kemampuan Anda, pendidikan, dan latar belakang. Anda bisa memulai dengan membuat sebuah blog atau sebuah situs online sederhana.
Ada banyak layanan “user-friendly ” yang banyak tersedia secara online yang menawarkan prosedur mudah untuk membuat website. Anda juga bisa memilih untuk membeli situs yang sudah ada. Hal ini lebih penting untuk menjadi cukup terampil dalam menulis konten yang baik.
2. Mendapatkan bayaran untuk Menulis Konten Untuk Website Lain
Website perlu diperbarui(di-update) setiap hari. Untuk mendapatkan traffic yang lebih besar dan penghasilan lebih, situs tersebut biasanya membayar untuk konten terutama karena pemiliknya terlalu sibuk untuk menulis atau bahkan tidak pandai menulis sama sekali.
3. Beli Dan Jual Produk Baru Atau Produk Bekas
Ada banyak situs lelang online dan situs belanja seperti amazon atau e-bay. Banyak pengusaha memilih untuk bekerja di rumah dengan menjual dan membeli barang. Anda bisa membeli barang unik dan menjualnya secara online kepada banyak konsumen, yang tidak punya waktu untuk berbelanja di toko-toko tradisional. Tentu saja, Anda bisa menjual barang dengan harga yang lebih tinggi sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan. Beli dengan harga rendah dan menjual pada label harga yang lebih tinggi.
4. Anda bisa Mengkonversi(mengubah) Hobby menjadi Bisnis
Anda punya keahlian khusus yang jarang dimiliki orang lain? Anda dapat mengiklankan keahlian Anda, produk, dan jasa di salah satu situs jaringan banyak online dan sosial. Hobi favorit Anda bisa membawa tentang peluang kerja-di-rumah untuk Anda di manapun Anda berada. Mengapa tidak melakukan sesuatu yang Anda nikmati melakukan dan mendapatkan penghasilan dari melakukannya pada waktu yang sama?
Nah,  Sekarang Anda tidak perlu menganggur dan kekurangan uang bila Anda tinggal di rumah.
Anda bisa bekerja paruh waktu(kerja part time) atau fulltime dengan bekerja di rumah dan menghasilkan uang..

Selamat mencoba..:)

Asyiknya Bekerja Dari Rumah Secara Online




Apa sih asyiknya Kerja dari rumah? Ga asal bekerja, tapi kerja online. Untuk para freelancer atau yang bisnis di rumah pasti tau kalo sebenarnya pekerjaan kami tidak segampang yang dibayangkan, karena sesungguhnya Bekerja di Rumah juga menuntut tanggung jawab dan komitmen yang tinggi.

Berikut adalah sedikit alasan, mengapa saya memilih bekerja dari rumah secara online :

1. Bisa menghabiskan waktu lebih sering dengan dengan anak

Asiknya bekerja di rumah secara online adalah saya bisa menjadi bagian dari kegiatan anak saya selama seharian penuh, bukan cuma pagi saat sarapan, malam saat membacakan dongeng atau akhir pekan saja. Memang saya tidak bisa disamping mereka setiap saat, karena kan saya harus kembali duduk depan komputer saya, tapi saya punya kesempatan lebih banyak untuk berinteraksi dengan anak-anak dibanding mereka yang bekerja kantoran.

2. Jam kerja lebih fleksibel

Saya memiliki waktu yang fleksibel, tinggal belajar untuk disiplin mengatur jadwal kapan saya harus bekerja, mengurus rumah tangga dan beristirahat. Biasanya saya memilih bekerja di sore hari dan setelah anak-anak sudah tidur. Memang saya sendiri kadang masih suka melakukan penyesuaian dengan jam bekerja, karena kadang kalo lagi keasikan kerja suka keterusan sampai kelebihan dua jam, hehe... sementara kerjaan lainnya malah tertunda. Tapi saya sebisa mungkin disiplin dalam hal waktu dan berusaha memulai hari lebih pagi supaya saya bisa selalu bekerja dengan efisien.

3. Tidak perlu kena macet

Alhamdulillah saya tidak perlu menghadapi keruwetan lalu lintas setiap pagi. Karena perjalanan bolak balik kantor bukan hanya melelahkan, bikin stres, tapi juga mahal. Anda bisa hemat bensin, perawatan mobil, atau biaya angkutan umum dengan bekerja dari rumah.

4. Hemat Biaya Membeli Baju Kantor Dan Makan Siang

Salah satu asyiknya bekerja di rumah secara online adalah saya bisa bekerja sambil memakai daster atau t-shirt kesayangan plus celana pendek...! ;p
Tidak perlu pusing memikirkan kemeja mana yang harus saya pakai hari ini. Dengan kata lain budget pembelian busana kantor sudah pasti menurun drastis. Selain itu tentunya saya juga bisa berhemat karena bisa makan siang di rumah setiap hari.

5. Memiliki Penghasilan Yang Cukup Besar

Saya jadi ingat, kemarin salah satu sahabat saya yang juga bekerja online bercerita pada saya bahwa dia dipanggil interview oleh sebuah perusahaan. Setelah tawar menawar, akhirnya ia ditawari bekerja part-time dua kali seminggu dengan gaji 2 juta rupiah per bulan. Teman saya lalu menolak dengan halus. Waktu saya tanya kenapa, jawabannya, 'Ngapain? Bisnis Online gue so far udah menghasilkan 7 jutaan per bulan tanpa harus keluar rumah.' Kedengerannya agak belagu ya? Hehehe... Tapi memang kenyataannya bisnis online bisa memberikan pemasukan tak terhingga ke kantong kita. 

6. Memiliki Kontrol Penuh Atas Hidup Saya

Dengan bekerja di rumah saya bisa menjadi bos bagi diri saya sendiri. Saya bebas membuat peraturan sendiri, membuat jadwal sendiri, bisa libur lebih panjang, anti PHK dan yang paling utama, saya bisa dekat dengan orang-orang yang saya cintai di rumah.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk wujudkan mimpi Anda untuk Bekerja Online dari Rumah, mulai sekarang!

Tetap semangat ya! :)



from: BerkarirDariRumah.com


Sediakan Waktu Untuk Diri Sendiri



Anda adalah seorang ibu bekerja dengan dua orang anak?
hehehehe..sama dooong :)

Seperti saya, pasti rasanya sulit sekali mencari waktu untuk diri sendiri alias 
"me time". Hari demi hari berlalu begitu saja..hmm ga berasa! Antara mengurus keluarga dan bekerja. 
24 jam sehari itu terasa ga cukup, ya ngga? Hidup rasanya seperti dikejar kejar..hehe...
Contohnya saya; rutinitas saya dari pagi sampai siang itu bener-bener penuh dengan urusan anak-suami-rumah-kantor. Mikir menu utk hari ini, to do list kerjaan kantor, pantau anak sdh pulang dari sekolah,lesnya gmn,dll. Setelah malam usai pulang dari kantor baru deh saya bisa memulai kerja online saya yang biasanya memakan waktu sekitar 4 jam sehari. Itu pun masih diselingi "gangguan-gangguan" kecil seperti terima telfon, sms, bbm, 
chat, anak-anak saya yang ribut karena berebut mainan, minta ditemenin bobo, dll. 
Beruntung saya dan suami punya asisten RT yang handal.Segala pekerjaan rumah yang berat-berat seperti ngepel, nyapu, masak dan sebagainya di handle oleh dia. Satu masalah terselesaikan lah paling gak! ;)
Dalam rutinitas sehari-hari yang padat seperti ini, darimana ya saya bisa memiliki waktu untuk diri sendiri? Intinya, saya tidak mau menjadi budak waktu. Dan saya yakin Anda pun demikian.
Saya ingin menikmati detik demi detik hidup saya yang sempurna ini dengan anak-anak saya yang manis, suami yang baik hati, keluarga besar saya yang hebat dan teman-teman tercinta.

Mau tau tips saya bagaimana mencari waktu buat diri sendiri dalam 24 jam sehari? 


Step 1
Berhenti sejenak
Pikirkan kenapa Anda kepingin punya extra waktu untuk diri sendiri. Karena Anda akan lebih termotivasi seandainya punya target yang spesifik. 

Buat wish list. Tulis semua aktifitas yang ingin Anda lakukan, tapi ga pernah sempat. Terserah - boleh sesuatu yang bisa membuat Anda senang, santai, waras, atau ketiganya. Setelah itu, buat prioritas mana yang paling dulu ingin Anda lakukan, lalu fokus pada satu atau dua kegiatan. Kalo wish list saya saat ini bila punya waktu luang adalah: ingin pijat luluran, punya extra waktu untuk olahraga, tidur sedikit lebih lama, nonton dvd tanpa ada yang mengganggu ;)

Sekarang catat bagaimana Anda melewati hari-hari Anda selama ini. Gak perlu dimulai dengan kata, "Dear Diary..... hehehe... buat aja sebuah diary singkat, misalnya: 
6.30 - bangun, mandi. 
7.45 - berangkat kantor, drop anak di rumah mertua. 
9.00 - makan pagi di kantor, dst. 
Isinya gak usah terlalu detil tapi paling gak di penghujung hari Anda bisa meninjau kembali apa saja yang sudah Anda lakukan seharian. Mungkin Anda akan terkejut menyadari betapa sedikitnya waktu untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai. Pertanyaannya, apakah Anda sudah menghabiskan waktu pada hal-hal yang tepat?


Step 2Korbankan apa yang Anda bisa
Menurut studi, mendedikasikan waktu untuk sesuatu yang kita cintai justru membuat kita lebih siap menghadapi tantangan sehari hari. Supaya menjadi lebih kreatif dan produktif, kita harus meluangkan waktu untuk rekreasi dan relaksasi. Tanpa itu, bisa merusak motivasi yang akhirnya membuat kita sering mencari alasan untuk menunda pekerjaan

Untuk mencari bagaimana cara mendapatkan waktu luang, lihat diary Anda sekali lagi, dan tanyakan pada diri Anda:

Pekerjaan rumah apa yang bisa didelegasikan? 
Hmm... anak saya yang masih 5 tahun tentunya belom bisa disuruh cuci piring ya, hehe... tapi dia sudah bisa lho membawa piring kotornya sendiri ke dapur. Dengan begini saya telah mendelegasikan tugas pada anak saya sekaligus mengajarkan tanggung jawab. Bila Anda merasa semua pekerjaan rumah dibebankan pada Anda, bagilah tugas dengan pasangan juga pada anak-anak Anda. 

Bantuan apa yang bisa saya dapatkan dari luar? 
Membersihkan rumah pastinya ya, tapi juga pikirkan sesuatu seperti mengajarkan anak Anda matematika dan bermain piano, misalnya. Anda mungkin luar biasa di dua bidang tadi, tapi dengan kegiatan yang menggunung, apakah Anda sanggup melakukannya? Cukup sabarkah Anda mengajari si kecil? Apakah tidak sebaiknya Anda mencari bantuan dari luar seperti les tambahan dengan guru handal? Sebelum Anda mengeluh masalah biaya, tinjau kembali keuangan Anda. Biasanya selalu ada jalan untuk mengalokasikan kembali pemasukan.
Menurut Timothy Ferriss, seorang ahli dalam time-management, untuk menghitung berapa uang yang harus dikeluarkan per jam, hilangkan tiga digit dari pemasukan Anda dalam setahun, lalu bagi setengah. Misalnya Anda menghasilkan Rp.120.000.000,-/tahun, berarti upah per jam Anda adalah Rp.60.000/jam. Kalo Anda membutuhkan dua jam untuk membersihkan rumah dalam sehari, artinya Rp.120.000/hari adalah uang yang pantas Anda keluarkan ;) Rasanya upah asisten RT per bulan juga tidak semahal jika jumlah yg tadi kita kalikan dg jumlah hari dlm sebulan kan :)

Pekerjaan apa yang tidak terlalu penting? Ketika Anda melakukan sesuatu yang tidak urgent, seperti menggosok cangkir keramik putih Anda dari noda teh..... Stop. Sayang sekali bila waktu terbuang percuma hanya karena Anda ingin orang lain mengagumi peralatan makan Anda terlihat cling. Kecuali memang itu masuk dalam wish list Anda, maka sebaiknya fokus pada pekerjaan yang lebih penting.

Gangguan apa saja yang bisa saya kurangi atau hilangkan? 
- Tutup pintu ruangan Anda. Disaat Anda mengerjakan sesuatu, orang disekitar harus tau bahwa Anda sedang tidak bisa diganggu.

- Di kantor, cek email Anda dua kali sehari -- pukul 12 siang dan pukul 4 sore. Menurut Ferriss, di jam-jam inilah biasanya kita mendapatkan balasan dari email yang kita kirim sebelumnya.

- Di rumah, jangan terlalu sering mengecek Blackberry ;p

- Kalo nonton TV, tontonlah acara favorit Anda. Lalu matikan. Percaya deh, berjam-jam nonton TV (apalagi sinetron, infotainment) gak akan bisa membuat kita bahagia dibandingkan kegiatan berinteraksi dengan orang lain, seperti, makan malam bersama anak-anak, kencan dengan pasangan, jalan-jalan ke puncak dengan keluarga besar.



Step 3
Atur ulang jadwal Anda
Nah, sekarang setelah akhirnyaaaa punya waktu luang, mari kita putuskan apa yang akan kita lakukan :)


Tentukan satu atau dua "kewajiban yang tidak bisa diganggu gugat" dan barulah buat jadwal sehari-hari diluar itu.
Contoh kegiatan yang tidak bisa diganggu gugat itu, misalnya: tidur delapan jam, olahraga dua jam per minggu, atau satu malam bersenang-senang.

Buat "to-do" list setiap hari. 
Boleh di notebook Anda, post-it note, kartu, atau Blackberry Anda. Catatan tersebut akan memaksa kita untuk fokus pada hal-hal penting. Hanya tulis apa yang Anda anggap realistis (tiga sampai lima aktifitas) dan bisa diselesaikan dalam satu hari. 

Lakukan tugas yang tercepat dan termudah terlebih dahulu.
Dengan mencoret salah satu aktifitas dari daftar Anda dapat menimbulkan perasaan lega bahwa satu tugas terselesaikan.

Lakukan tugas yang "terberat" berikutnya.
Misalnya mengetik email panjang buat teman lama yang tinggal di luar negeri. Atau membereskan meja kerja yg sudah super berantakan :-D

Tinjau kembali setiap hari Jumat.
Pada hari Jumat sore biasanya saya menyisihkan waktu sekitar setengah jam untuk meninjau apa yang telah saya capai, baik itu secara personal maupun profesional. Setelah itu saya mulai membuat wish list lagi untuk minggu berikutnya. Ini mengingatkan saya apa yang terpenting dalam hidup saya. Juga dengan begini, saya sadar bahwa saya hanyalah manusia biasa yang tidak mungkin bisa mengerjakan semuanya sekaligus. Ketika kita berpikir realistis dengan kemampuan yang kita miliki, kita akan merasa lebih bahagia. Dan itu yang terpenting :)


---




sumber: berkarirdarirumah.com

Saturday, April 21, 2012

6 Tips Bagaimana Bekerja Online di Rumah



Setiap orang dianugerahi waktu yang sama banyaknya, namun tidak semua orang mendapat tanggung jawab yang sama besarnya, kan? Jadi time management itu penting. Mau yang kerja kantoran maupun kerja di rumah, pastinya kalo gak bisa manage waktu dijamin keteteran deh. 

Emmm, Anda kerja online seperti saya? Kalo gitu mudah-mudahan tips pengalaman saya mengatur waktu bisa membantu Anda yaa, supaya pekerjaan Anda insya Allah lebih efektif :

1. Prioritaskan anak dan keluarga.

Sebagai istri dan ibu dua anak laki2 yg aktif nya setengah mati, saya selalu memprioritaskan mereka daripada kerjaan online saya. Make sure mereka selalu kenyang, selalu bersih, istirahat cukup. Makanan selalu tersedia diatas meja buat anak-anak.  Mereka adalah number ONE di hidup saya. Yang lainnya nomor sekian termasuk karir saya ;) Jadi buat jadwal rutin untuk keluarga Anda terlebih dahulu, barulah jadwal pekerjaan Anda di seputarnya.


2. Usahakan mulailah pekerjaan online kita di waktu yang sama setiap hari.

Tidak gampang memang kalo kita kerja di rumah. Godaannya bejibun hehehe... dari mulai tempat tidur berselimut tebal, buku novel baru yang memanggil-manggil untuk dibaca, TVfacebook,game online, dan masih banyak lagi. Tapi alangkah baiknya bila kita mengatur jadwal "kerja" kita seperti orang kantoran. Kalo misalnya masuk kantor jam 8 pagi, mengapa tidak kita terapkan dalam pekerjaan online kita? 
Kalo saya sih, udah gak mungkin ya mulai kerja mulai jam 8 pagi hehehe... Soalnya kalo pagi itu saya sibuk jadi supir yang musti nganter anak sekolah, lalu jemput anak, lalu menyiapkan makan siang. Keluarga saya number one (balik ke poin no. 1). 
Tapi begitu semua kerjaan rutin saya selesai, yah sekitar jam 2 siang, maka saya langsung strict duduk di meja kerja dan fokus ke pekerjaan saya. Dan ini saya lakukan setiap hari secara rutin. Memulai untuk pertama kali mungkin terasa berat namun seiring waktu ini akan menjadi kebiasaan kita dan pada akhirnya menikmatinya.

3. Hindari mengerjakan dua tugas dalam satu waktu yang bersamaan

Salah satu kunci sederhana dalam manajemen waktu adalah fokus pada suatu aktivitas. Anda gak akan bisa mengerjakan dua tugas sekaligus dengan intensitas perhatian yang sama. Mungkin Anda merasa punya kemampuan "multitasking", namun tetap aja Anda sendiri hanya bisa mengerjakan satu hal di satu waktu. Kalo mau multitasking lebih baik Anda belajar mendelegasikan pekerjaan pada orang lain daripada berusaha menyenangkan hati orang banyak tapi malah hasilnya jauh dari memuaskan.

4. Bekerja dengan orang yang tepat.

Di bisnis online yang saya kerjakan ini, sangat penting untuk menemukan orang-orang yang tepat untuk diajak kerja sama. Teman-teman senasib seperjuangan yang mau ikut menyumbang pemikiran positif dalam hal mengembangkan bisnis jaringan ini kedepannya. Dengan bekerja sama dengan orang-orang yang tepat saya bisa menghemat banyak sekali waktu sehingga saya bisa punya banyak waktu untuk memikirkan strategi terbaik yang insya Allah berguna buat jaringan saya :)


5. KISS (Keep It Simple, Stupid!)

Hehehe... Ini mantra yang selalu muncul di kepala saya saat ketemu tantangan baru. Tips sederhana manajemen waktu adalah bersikap efisien. Itu sama halnya dengan "keep it simple". Gak perlu menghabiskan waktu untuk merumit-rumitkan sesuatu. Kalau suatu pekerjaan bisa dibikin sederhana, kenapa harus dibuat sulit? Dibikin gampang aja... jangan cepet  frustrasi, maka Anda akan menemukan waktu lebih banyak lagi.


6. Mempunyai tempat khusus sebagai spot kita untuk bekerja.

Tempat ini tidak harus di ruangan khusus atau kamar, bisa di sofa yang empuk dan nyaman asal tempat tersebut tenang, bersih, jauh dari gangguan misal anak-anak atau tempat dimana banyak orang disitu dan jauh dari televisi. Tapi tergantung masing-masing sih. Jadi kenali diri Anda masing-masing ya. Yang pasti kalo memang bisa punya spot khusus utk bekerja tentunya akan lebih baik lagi :)

Apabila Anda bekerja dari rumah dan ingin berpenghasilan "serius" dari internet, Anda juga harus men-treat-nya secara serius :) 

Selamat bekerja!